Pengaruh Model Latihan dan Koordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Pada Permainan Sepak Bola
DOI:
https://doi.org/10.61924/jasmin.v4i1.91Keywords:
Model Latihan shuttle run, Model Latihan Dodging Run, Koordinasi Mata-Kaki, Kemampuan Menggiring Bola Pada Permainan SepakbolaAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh model latihan shuttle run dan dogging run terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepak bola. (2) Perbedaan pengaruh peningkatan kemampuan menggiring bola bagi anak yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan rendah dalam permainan sepak bola. (3) Pengaruh interaksi antara model latihan dengan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola dalam perminan sepak bola. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 2. Populasi penelitian adalah siswa Sekolah Sepak Bola Lombok Timur yang berjumlah 52 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sampel yang diambil sebanyak 40 siswa, terdiri dari 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Pengambilan data kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola dengan tes menggiring bola zig-zag. Pengambilan data koordinasi matakaki dilakukan dengan soccer wall volley test. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis varians (ANAVA) dan uji rentang Newman Keuls, pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan shuttle run memiliki peningkatan yang berbeda dengan model latihan dodging run. Hal ini dibuktikan dari nilai Fhitung = 4.532 > Ftabel = 4.11. Dengan demikian hipotesis nol (H0) ditolak. Yang berarti bahwa model latihan shuttle run memiliki peningkatan yang berbeda dengan model latihan dodging run dapat diterima kebenarannya. (2) Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi memiliki peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola yang berbeda dengan siswa yang memiliki kemampuan dasar rendah. Hal ini dibuktikan dari nilai Fhitung = 5.973 > Ftabel = 4.11. Dengan demikian hipotesis nol (H0) ditolak. Yang berarti bahwa siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi memiliki peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola yang berbeda dengan siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah dapat diterima kebenarannya. (3) Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara latihan dribbling pada permainan sepakbola dan tingkat koordinasi mata-kaki sangat bermakna. Karena Fhitung = 14.548 > Ftabel = 4.11. Dengan demikian hipotesis nol ditolak. Yang berarti terdapat interaksi yang signifikan antara model latihan untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola dan tingkat koordinasi mata-kaki.
References
Amung Ma’ mun dan Yudha M. Saputra. (2000). Perkembangan Gerak dan Belajar Gerak. Jakarta: Depdiknas
Anas Sudijono. (2006). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Grafindo
Ani, M. 2012. Pengaruh Senam Indonesia Sehat terhadap Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Kelas IV SD Brajan, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul.Skripsi.Yogyakarta.http://eprints.uny.ac.id/8762/2/bab2%2010604227102.pdf (sitasi 17 juli 2015).
Arwandi, J., & Ardianda, E. (2018). Latihan Zig-Zag Run Dan Latihan Shuttle Run Berpengaruh Terhadap Kemampuan Dribbling Sepakbola. Jurnal Performa Olahraga, 3(01), 32. https://doi.org/10.24036/jpo16019
Babu, N. S. (2018). Sports training. India: Laxmi Book.
Ciptadi, Z.D. 2013. Status Kebugaran Jasmani dan Keterampilan Bermain Sepakbola Siswa SSB Gama Usia 13–14 tahun. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Conte, D., Favero, T. G., Niederhausen, M., Capranica, L., & Tessitore, A. (2015). Physiological And Technical Demands Of No Dribble Game Drill In Young Basketball Players, 29(12), 3375–3379.
Devi Tirta Wirya. 2003. Pengaruh Metode Latihan Plyometric Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai. Tesis. Surakarta : Universitas Sebelas Maret. Edition. Champaign Illionis: Human Kinetics Publihers. Education and Exercise Science. 5th ed USA : WmC: Brown Comunication,Inc.
Fitri Hermawan Nurdiyah. (2010). Kemampuan Dasar Bermain Sepakbola Siswa Kelas 2 SMP Negeri 2 Pandak, Skripsi. Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.
Fleck, Tom. 2007. Panduan Latihan Sepakbola Andal. Jakarta: Sunda Kelapa Pustaka.
Gibson, N. V., Henning, G., & Twist, C. (2018). Movement characteristics, Physiological and perceptual responses of elite standard youthfootball players to different high intensity running drills.Science and Medicine inFootball,2(4),281–287. https://doi.org/10.1080/24733938.2018.1461235.
Gill, Harvey. 2003. Teknik Mengontrol Bola. Alaih Bahasa Tim GMS. Jakarta: Pt. Gapuramitra Sejati.
Hidayat, R., Riswanto, A., & Hasanuddin, M. (2021). The Effect of Shuttle Run and Zig-Zag Run Training On Dribbling Skills. Jp.Jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan), 5(1), 113-125.
Irfandi, & Zikrur Rahmat. (2017). PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KETERAMPILAN TEKNIK MENGGIRING SLALOM DAN MENGOPER DALAM SEPAKBOLA. Jurnal Penjaskesrek, 4(2), 309-320.Retrieved fromhttps://ejournal.bbg.ac.id/penjaskesrek/article/view/796
Ismaryati, 2008, Tes dan Pengukuran Olah Raga, Surakarta, UNS Press. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Joseph, A., Luxbacher. 2000. Sepak Bola. Alih Bahasa Agusta Wibawa. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Komarudin.(2005). Dasar Gerak Sepakbola. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. Majidi, (2008) “Tingkat Ketrampilan Teknik Bola pada Atlet Berbakat Sepakbola U-14 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta”.Strata 1.Skripsi.UNY. Yogyakarta: FIK UNY.
Kumar, S. A., & Rangasamy, T. (2011). The Major Methods Of Training. International Journal of Development Research, (696 m), 2012–2014.
Kumar, S. A., & Rangasamy, T. (2011). The Major Methods Of Training. International Journal of Development Research, (696 m), 2012–2014.
Lennox, J. W., Rayfield, J., & Steffen, B. (2006). Soccer Skills & Drills .USA: Human Kinetics.
Lennox, J. W., Rayfield, J., & Steffen, B. (2006). Soccer Skills & Drills. USA: Human Kinetics.
Marito, (2012). Diambil dari http://maritosukses.blogspot.com/2012/02/ pengertian-penilaian.html.
Marta Dinata. 2007. Dasar-Dasar Mengajar Sepakbola. Jakarta: Cerdas Jaya.
Martin, B. O., Kolomitro, K., & Lam, T.C. M. (2013). Training methods. Football Traumatology: Current Concepts: From Prevention to Treatment ,23–31. https://doi.org/10.1007/88-470-0419-5_3
Muhammad Ihsan Shabih, Iyakrus, & Destriani. (2021). LATIHAN ZIG-ZAG TERHADAP KELINCAHAN MENGGIRING BOLA PADA ATLET SEPAK BOLA. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 6(1), 145-152. https://doi.org/10.36526/kejaora.v6i1.1289
Novra, Y., Ricky, Z., & Asmara, D. N. (2021). PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KELINCAHAN DAN KEKUATAN DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA: (Development Of An Agility Training Model Power In The FootballGame). JurnalPenjaskesrek, 8(2),233-250. https://doi.org/10.46244/penjaskesrek.v8i2.1633
Nurhasan. (2007). Tes dan Pengukuran Dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas. OF AF, S Maesaroh, MI Rahmatullah… - Journal of Sport …, 2021 - jope.ejournal.unri.ac.id
Persada. (2009). Pengantar Evaluasi Pendidikan. J Jakarta: Rajawali Pers
Priantama, A. (2020). PENGARUH LATIHAN LARI ZIG-ZAG TERHADAP KELINCAHAN ATLET UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) SEPAK BOLA STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH (Undergraduate thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena). Retrieved from https://repository.bbg.ac.id/handle/823.
Razbie, R Y, A A Nurudin, and M Soleh. 2018. “Pengaruh Latihan Lari Zig-Zag Terhadap Penguasaan Teknik Dasar Dribbling Pada Permainan Sepakbola Ekstrakurikuler SDN Sungapan Kecamatan” utile: Jurnal Kependidikan.
Ridwan, M. (2020). Kondisi Fisik Pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Kota Padang. JurnalPerformaOlahraga, 5(1),65-72.https://doi.org/10.24036/jpo142019
Rusli Lutan & Adang Suherman. 2000. Perancangan Pembelajaran Penjaskes. Depdiknas. Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III.
rwandi, J., & Ardianda, E. (2018). Latihan Zig-Zag Run Dan Latihan Shuttle Run Berpengaruh Terhadap Kemampuan Dribbling Sepakbola. Jurnal Performa Olahraga, 3(01), 32. https://doi.org/10.24036/jpo16019
Saputra, Y.E. 2006. Seni Menggiring Bola. Yogyakarta : Macomedia. Singer,
Snow, S. (2011). Coaching Youth Soccer.USA: Human Kinetics.
Tangkudung, James. 2006. Kepelatihan Olahraga Pembinaan Prestasi Olahraga.
Tarigan, Beltasar. 2001. Pendekatan Keterampilan Taktis Dalam Pembelajaran.
Thomas J.R. & Nelson J.K. 2001. Research Methods in Physical Activity, Second.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Agus Sari M Ripai

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

